EMPAT KRI MILIK TNI-AL TELUSURI JEJAK KRI NENGGALA

Pagi ini, empat KRI milik TNI Angkatan Laut dibantu satu kapal Sar Wisnu milik Basarnas akan dikerahkan ke laut Bali, menelusuri jejak KRI Nenggala.
EMPAT KRI MILIK TNI-AL TELUSURI JEJAK KRI NENGGALA
Aktivitas ABK di atas KRI Nenggala, alutsista berfungsi sebagai kapal pemukul

DENPASAR-Pagi ini, empat KRI milik TNI Angkatan Laut dibantu satu kapal Sar Wisnu milik Basarnas akan dikerahkan ke laut Bali, menelusuri jejak KRI Nenggala. KRI Nenggala hilang kontak sekitar pukul 03.00 wita, Kamis dinihari (22/4) saat melakukan perjalanan dari pelabuhan Benoa-Denpasar menuju pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng-Bali.

KRI Nenggala bersama 53 orang ABK dinyatakan hilang kontak di laut Bali. Posisi hilangnya KRI Nenggala diperkirakan berada di 60 mil laut Bali. Sebelum hilang kontak KRI Nenggala dijadualkan melakukan latihan penembakan rudal oleh TNI Angkatan Laut.

Empat KRI milik TNI-AL hari ini akan dikerahkan ke lokasi tempat KRI Nenggala dinyatakan hilang kontak. Tanda lain yang akan dijadikan pusat pencarian hari ini adalah posisi tempat ditemukan tumpahan minyak. Diduga tumpahan minyak ini berasal dari KRI Nenggala. Pencarian kapal selam pemukul ini juga dibantu satu kapal basarnas Sar Wisnu. Semua pihak berharap KRI Nenggala segera ditemukan.

Kapal selam KRI Nenggala, sebelum hilang kontak sempat melakukan dua kali maintenance (perawatan) beberapa bulan terakhir. Menurut Onnie, KRI Nenggala sempat bermasalah di bagian torpedo dan sistem naik-turun kapal selam. (tim)