INDONESIA BUTUH 5.861 TRILIUN UNTUK PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 5,4 sampai 6 persen tahun 2022. Untuk mencapai target pertumbuhan dan mempercepat pemulihan itu, Indon

INDONESIA BUTUH 5.861 TRILIUN UNTUK PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Aktivitas ekonomi warga di salah satu pasar tradisional

JAKARTA-Tahun 2022 akan menjadi tahun kunci akselerasi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 5,4 sampai 6 persen tahun 2022. Untuk mencapai target pertumbuhan dan mempercepat pemulihan itu, Indonesia butuh dana investasi sebesar Rp. 5.861 triliun.

Menteri Perencana Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, menjelaskan investasi sebesar itu diharapkan datang dari pemerintah, BUMN dan swasta. 80 persen diantaranya diharapkan datang dari swasta. "Untuk mencapai target pertumbuhan hingga 6 persen itu dibutuhkan investasi sebesar 5.891 triliun. Untuk menuju investasi dan pemulihan sektor-sektor yang kapasitas idol. Dan mudah-mudahan eport kita akan lebih baik tahun 2022 ," ujar Suharso.

Tahun 2021 pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp. 699,43 triliun. Lebih besar dari realisasi anggaran tahun 2020 sebesar Rp 579,78 triliun. Program perlindungan sosial dan kesehatan masyarakat meningkat 17 persen. Karena program ini merupakan program krusial dalam menjaga kesehatan publik, stabilitas daya beli masyarakat miskin dan rentan serta kepercayaan masyarakat.

Akselerasi pemulihan ekonomi nasional tahun 2022 ini sejalan dengan proyeksi internasional. Sejak pandemi corona melanda dunia, pertumbuhan ekonomi sebagian besar negara di dunia terpuruk hingga titik terendah. Indonesia sendiri mengalami kerugian ekonomi nasional akibat pandemi ini sebesar Rp. 1.356 triliun. Penerimaan atau pendapatan warga juga turun 8 persen dari GDP tahun 2020.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, telah memacu dan mendorong pelaku UMKM terus berproduksi jelang masa pemulihan ekonomi dan kondisi pandemi di tanah air yang terus membaik. Pemulihan ekonomi nasional juga akan terbantu dengan peningkatan kunjungan wisata setelah kondisi pandemi di tanah air membaik. "Yakin dan optimis pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat akan membaik seiring dengan kian gencarnya pemerintah melaksanakan program vaksin di tanah air. Tetapi jangan lupa protokol kesehatan harus tetap diperhatikan," pungkas Sandiaga. (01)