ISU RESUFFLE BERHEMBUS, SIAPA TERSENGGOL

Isu resuffle ini berhembus setelah Presiden RI, Joko Widodo, bersurat ke DPR RI (30/3) silam siapa yang akan
ISU RESUFFLE BERHEMBUS, SIAPA TERSENGGOL

JAKARTA-Isu resuffle ini berhembus setelah Presiden RI, Joko Widodo, bersurat ke DPR RI (30/3) silam. Jokowi berencana mengubah nomenklatur kementerian. Jokowi meminta pertimbangan dewan membentuk kementerian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRAIN). Lalu, siapa yang akan disenggol?

Bongkar pasang kabinet memang hak prerogatif presiden. Namun, tidak sedikit yang risau dengan isu rencana Jokowi melakukan resuffle kabinetnya. Perombakan kementerian atau kabinet adalah buah wajar dari perubahan zaman dan kepentingan nasional. Tapi bisa jadi sebagai bukti luwesnya pemerintahan dalam menghadapi perubahan.

Jokowi berencana mengutak atik menterinya untuk memaksimalkan fungsi kabinetnya. Perombakan kabinet bisa saja dilakukan dengan peleburan, dihapuskan atau pembentukan kementerian baru.

Misalnya, Jokowi pernah menggabungkan riset dan teknologi di kementerian mendikbud, namun dipisahkan kembali. Jokowi juga berencana membentuk kementerian investasi dari lembaga penanaman modal. Kementerian investasi ini dimaksudkan untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan investasi ke dalam negeri.

BRAIN sebenarnya sudah dibentuk Jokowi berdasarkan perpres 48 tahun 2019 dan menunjuk Bambang Brojonegoro sebagai kepala BRAIN. Namun berakhir tahun 2019 juga. Praktis di tahun 2020 brain tidak memiliki landasan hukum lagi.

Peleburan kementerian memang menghabiskan dana triliunan rupiah. Namun, berapapun biaya dihabiskan yang penting bisa membuat Indonesia makin maju. (tim)