KAWAN WISATAWAN WASPADA TERORISME !

"Karena itu saya minta waspada terorisme. Dan jaga pariwisata dari ancaman teror dan pandemi covid-19 ini," TR mengingatkan.
KAWAN WISATAWAN WASPADA TERORISME !

 MATARAM-Di tengah kerja keras pemerintah menekan penyebaran virus covid-19, isu aksi teror kalangan terorisme kembali bergolak. Pegiat pariwisata nasional, Taufan Rahmadi, mengingatkan isu teror ini mengancam agenda recovery pariwisata nasional di tengah pandemi covid-19.

Upaya pemerintah menekan angka penyebaran covid-19, memberi angin segar pemulihan kunjungan pariwisata nasional kembali pulih. Di tengah harapan kalangan pelaku dan pegiat pariwisata, justru kembali diterpa isu teror kalangan terorisme. Taufan Rahmadi (TR) menyebut persoalan baru ancaman terorisme ini sebagai hal yang serius. "Karena itu saya minta waspada terorisme. Dan jaga pariwisata dari ancaman teror dan pandemi covid-19 ini," TR mengingatkan.

Sepekan terakhir, Densus 88 berhasil mengamankan 12 teroris di ibukota dan sekitarnya. Kelompok teroris yang belum diketahui berafiliasi dengan kelompok terorisme mana, namun aparat berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti. Diantaranya bom rakitan dengan daya ledak tinggi. Densus 88 juga menemukan catatan sejumlah lokasi peledakan beberapa bulan ke depan. Diantaranya di wilayah ibukota dan daerah lain.

Pegiat pariwisata di tanah air mengapresiasi kinerja aparat yang berhasil mengungkap jaringan terorisme ini. "Tentu kami menyampaikan rasa bangga dan apresisi kepada aparat yang telah bekerja keras mengungkap jaringan ini. Di sisi lain kita, seluruh masyarakat Indonesia menjaga negeri kita tetap aman dari ancaman terorisme," tukas Taufan Rahmadi.

Ayo, ajak TR, kita selesaikan pandemi ini dengan selalu menjaga protokol kesehatan. Masyarakat juga waspada dengan ancaman terorisme. Segera laporkan jika melihat tanda-tanda ancaman teror. Waspada! Dan jangan lengah. "Lawan musuh pariwisata, baik dari ancaman wabah maupun teror. Kita lihat sendiri bagaimana keadaan negeri dan ekonomi nasional ketika dunia pariwisata terancam. Sekali lagi, ayo kita bergandengan tangan menjaga pariwisata dari musuh-musuhnya," ajak Taufan mengakhiri. (01)