KORBAN GEMPA MALANG SAMBUT AWAL RAMADHAN

Korban Gempa di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, sambut awal Ramadhan di lokasi pengungsian apa adanya

KORBAN GEMPA MALANG SAMBUT AWAL RAMADHAN
Kondisi bangunan masjid hampir roboh akibat gempa

JAWA TIMUR-Korban Gempa di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, sambut awal Ramadhan di lokasi pengungsian apa adanya. Palang Merah Indinesia (PMI) mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan sahur warga di awal puasa.

Ratusan warga korban gempa Malang masih tinggal di tempa-tempat pengungsian. Sebagian ada yang tinggal di rumah-rumah wargĂ  yang bangunannya masih kokoh. Warga lain tinggal di tenda-tenda berbahan terpal. Namun, warga tidak bisa masak memasak karena peralatan dapur rusak dan bangunan rumah mereka yang runtuh.

PMI dibantu warga setempat mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan sahur selama puasa. Warga korban gempa, Ali Muso, sangat bersyukur dengan kehadiran dapur umum PMI di tempatnya. Sebelumnya warga tidak tahu harus bagaimana memenuhi kebutuhan makan sahurnya. "Memang ada bantuan dari pemerintah tetapi belum merata," ujar Ali.

Di hari kelima pasca gempa berskala 6,1 SR, warga mulai membersihkan puing-puing bangunan runtuh. Warga berharap rumah mereka yang runtuh segera di bangun kembali. Pemerintah secepatnya akan membantu warga korban gempa membangun kembali rumah mereka yang runtuh akibat gempa.

Warga paling terdampak gempa Jawa Timur, dirasakan warga di kabupaten Malang dan Lumajang. Kondisi warga di lokasi-lokasi pengungsian cukup memperihatinkan. Ali masih berharap bantuan dari banyak pihak untuk meringankan kondisi warga. Khususnya kebutuhan pokok, obat-obatan, pampers bayi dan suplemen makanan untuk anak-anak. (tim)