LEBARAN PICU KENAIKAN ZONA MERAH COVID-19?

Peningkatan signifikan justru tampak di zona orange dari 289 menjadi 316 kawasan. Apakah lebaran bisa jadi pemicu?

LEBARAN PICU KENAIKAN ZONA MERAH COVID-19?
Virus corona mengancam pariwisata dan ekonomi dunia

JAKARTA-Zona merah covid-19 per 4 April meningkat dari 10 menjadi 11 kabupaten/kota. Naik turun data zona merah di Indonesia cukup dinamis. Peningkatan signifikan justru tampak di zona orange dari 289 menjadi 316 kawasan. Apakah lebaran bisa jadi pemicu?

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19, Hery Priyanto, menilai kenaikan zona merah dan orange bersifat dinamis. Kenaikan zona merah beberapa kali terjadi ketika momen libur panjang, libur Isra Mi'raj dan Tahun Baru Imlek. Dari analisa satgas-19, kerumunan warga inilah yang memicu terjadi peningkatan zona merah dan orange. "Mobilitas warga menjadi faktor utama peningkatan warga terpapar covid-19 hingga terjadi peningkatan zona merah dan orange," terang Hery.

Memang, lanjutnya, tidak saja dipicu satu faktor, tetapi banyak faktor. Namun faktor mobilitas warga dan kerumunan menjadi faktor utama. Lebaran tahun ini patut kita tingkatkan kewaspadaan mengingat tingginya tingkat kerumunan dari mobilitas warga yang ingin melakukan silaturahmi. "Patut kita waspadai kondisi dimana pada libur-libur tertentu mobilitas warga akan tinggi. Dan ini bisa saja memicu peningkatan zona merah atau orange," lanjutnya.

Dalam tradisi masyarakat Indonesia, di beberapa daerah mudik menjadi sebuah keharusan. Warga di Pulau Jawa misalnya. Tradisi mudik besar-besaran biasanya terjadi saat lebaran Idul Fitri. Anggota keluarga yang berada di luar daerah biasanya akan pulang kampung untuk bertemu sanak saudara. Berkumpul dan bersilaturahmi ke anggota keluarga yang lain sembari melepas rasa kangen.

Pemerintah khawatir, dalam tradisi mudik tahun ini dapat menjadi pemicu peningkatan warga terpapar covid-19. Pemerintah kemudian mengeluarkan aturan larangan mudik meski sudah diminta perketat protokol kesehatan. Masyarakat yang kurang disiplin menerapkan protokol kesehatan bisa menjadi pemicu penularan covid-19.

Seluruh moda transportasi dilarang beroperasi pada waktu yang sudah ditetapkan. Lalu lintas moda transportasi ini dibolehkan bagi mereka yang dikecualikan melakukan perjalanan. Walaupun diperbolehkan tetapi tetap dengan catatan. (tim)