PENYEKATAN' DIMULAI, PERINGATAN BAGI PEMUDIK NEKAT

Peringatan bagi warga yang curi start mudik atau nekat 'melawan' larangan mudik. Polri mulai melakukan penyekatan di perbatasan Jawa Tengah yang datan
PENYEKATAN' DIMULAI, PERINGATAN BAGI PEMUDIK NEKAT
Petugas di titik penyekatan antisipasi curi start mudik

JAWA TENGAH-Peringatan bagi warga yang curi start mudik atau nekat 'melawan' larangan mudik. Polri mulai melakukan penyekatan di perbatasan Jawa Tengah yang datang dari Jakarta. Penertiban pengguna jalan ini juga untuk mengantisipasi wisatawan menuju gerbang destinasi super prioritas, Borobudur.

Meski larangan mudik baru diberlakukan 6-17 Mei 2021, 'penyekatan' warga yang curi start mudik sudah dilakukan petugas. Namun, penyekatan bertajuk operasi keselamatan ini bertujuan untuk sosialisasi larangan mudik, pencegahan terpapar covid-19 dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Operasi keselamatan memicu meningkatnya permintaan warga melakukan rapid antigen.

Operasi keselamatan di Jawa Tengah diikuti daerah lain seperti Jawa Timur dan Bali. Petugas lebih banyak memberi himbauan larangan mudik dan tidak abai protokol kesehatan.

Operasi keselamatan petugas dilakukan karena indikasi tingginya warga yang curi start atau nekat mudik. Meski pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik, survey kementerian perhubungan menunjukkan antusias masyarakat untuk tetap mudik masih cukup signifikan. Angkanya bahkan mengapai 11 persen dari pemudil nasional, mengaku akan nekat mudik.

Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansyah
 

Selain pemudik di Bali, sebagian pemudik nekat juga berasal dari Lombok menuju pulau Jawa. Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansyah, ditemui di pendopo gubernur NTB Rabu (21/4) mengaku tetap akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat tentang larangan mudik. "Kalau untuk wilayah NTB ya..kita liat kondisi dengan melihat pengetatan prokes. Untuk pemudik ke luar NTN kami ikuti kebijakan pusat," tegas Bang Zul (sapaan gubernur Zulkiflimansyah).

Larangan mudik dikeluarkan pemerintah dimaksudkan untuk mengantisipasi meningkatnya warga terpapar covid-19. Terlebih dengan munculnya varian baru covid-19 diketahui sudah masuk ke Indonesia. Pemerintah tidak ingin gelombang tsunami covid seperti yang dialami India. (tim)