PERAN STRATEGIS MEDIA SEBAGAI MITRA PEMERINTAH

Di tengah pandemi ini pemerintah dituntut terus kreatif dan pandai-pandai mencari mitra kerja yang strategis. Pemerintah melihat media menjadi pilihan
PERAN STRATEGIS MEDIA SEBAGAI MITRA PEMERINTAH
Wagub Hj Siti Rohmi Djalilah menerima Kepala LPP TVRI NTB yang baru

MATARAM-Walaupun trend penurunan angka tertular covid-19 mulai turun secara nasional, pemerintah daerah terus digenjot tetap fokus meredam virus mematikan ini. Akibatnya, sebagian besar anggaran tercurah menangani covid-19. Khawatir program lain terhambat, pemerintah memilih kehadiran media sebagai mitra strategis.

Bidang yang paling terdampak akibat pandemi adalah turunnya daya beli masyarakat, kesehatan dan pariwisata. Bidang pariwisata memiliki peran penting dalam pemulihan ekonomi masyarakat. Karena alasan ini, dunia pariwisata NTB harus segera bangkit dan tetap terjaga namanya di mata wisatawan. Sebut saja kawasan KEK Mandalika dengan agenda MotoGP-nya. Selain pariwisata masih banyak program unggulan pemerintah daerah yang harus disosialisasikan ke publik.

Di tengah pandemi ini pemerintah dituntut terus kreatif dan pandai-pandai mencari mitra kerja yang strategis. Pemerintah melihat media menjadi pilihannya. Salah satunya Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI. “Karena itu kontribusi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik bisa bersinergi dan bekerjasama dengan pemprov NTB untuk mensiarkan berbagai program-program unggulan dan hal-hal menarik yang perlu diketahui oleh masyarakat secara luas baik nasional dan masyarakat internasional,” kata Wagub NTB, Hj. Siti Rohmi Djalilah, saat menerima Kepala TVRI NTB yang baru, Sanny Damanik di ruang kerja wagub, Selasa (27/4).

Silaturrahmi Kepala TVR NTB yang baru tersebut didampingi oleh Kadiskominfotik NTB, Dr. Najamudin Amy, dan Kasi Pengembangan Usaha dan Kasi Pemberitaan TVRI NTB. Sebagaimana diketahui sebelum bertugas di NTB, Sanny diamanahkan sebagai Kepala TVRI Jambi.

Wagub Ummi Rohmi menambahkan, perkembangan media saat ini demikian pesatnya. TIdak hanya media mainstream, namun media sosial juga tumbuh demikian pesat sebagai wadah menyebarluaskan kabar dan informasi penting. Kekeliruan informasi yang disajikan bisa menjadi bumerang atau umpan balik berakibat fatal.

“Namun semua itu kuncinya bagaimana kita bersinergi dengan media (TVRI, red) untuk mempublikasikan hal-hal baik dari NTB untuk diketahui masyarakat nasional maupun internasional. Tentu hal ini juga menjadi motivasi ataupun support yang menyemangati kerja-kerja kita dalam meraih kemajuan bersama di NTB. Selama program-program baik yang ditawarkan dan diajak kerja sama dengan Pemprov NTB kita pasti dukung,” tandas salah satu perempuan inspiratif Indonesia ini.

Sementara itu, Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamudin Amy, menambahkan, selama ini antara pemprov NTB dan TVRI NTB serta TVRI Nasional selalu bersinergi dan bekerjasama untuk mensiarkan berbagai program unggulan Pemprov NTB dalam acara “Dialog NTB Gemilang”. Kedepan pola kerjasama seperti ini akan semakin dimatangkan bahkan ditingkatkan dengan melihat kekayaan subtansi dan pengelolaan yang lebih jelas.

Mantan Karo Humas dan Protokol Setdaprov NTB ini mencontohkan dalam mengangkat program unggulan revitalisasi posyandu tidak hanya narasumbernya terbatas pada kepala-kepala OPD terkait saja, namun kedepannya lebih pada pernyataan masyarakat lainnya seperti para kader posyandu yang berjuang gigih menjalankan tugas kesehariannya sebagai kader Posyandu.

“Masyarakat juga kita minta untuk turut berbicara terkait program pembangunan pemerintah daerah. Termasuk kaum milenialnya, pemerhati, para kader dan lain sebagainya. Hal ini tentu merupakan sajian informasi menjadi lebih kreatif dan masyarakat juga tertarik untuk menontonnya.

Demikian juga dengan Kepala TVRI NTB, Sanny Damanik, ia dihadapan Wagub mengungkapkan, agar kehadirannya sebagai pimpinan TVRI NTB yang baru dan bisa diterima oleh Pemprov dan masyarakat NTB. Pihaknya berkomitmen untuk terus-menerus mensiarkan geliat pembangunan di NTB terlebih NTB sudah dikenal secara nasional maupun Internasional dengan kemajuan pariwisatanya termasuk akan digelarnya berbagai even nasional dan even internasional seperti MotoGP 2021 mendatang.

Menurutnya, TVRI tidak hanya bergerak dalam bidang siaran visual (layar kaca) tapi juga mengembangkannnya melalui siara-siaran media digital dengan adanya media-media baru. Sebagai lembaga penyiaran publik TVRI hadir sebagai garda terdepan menginformasikan keberhasilan pembangunan program kerja pemerintah pusat hingga Pemprov dan Pemkab/Kota se Indonesia. (tim)