SANDIAGA UNO APRESIASI VAKSIN PEKERJA SENI

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, mengapresiasi kalangan pekerja seni yang telah divaksin. Dengan tetap menjaga protokol
SANDIAGA UNO APRESIASI VAKSIN PEKERJA SENI
Suasana vaksinasi pekerja seni di Jakarta

JAKARTA-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, mengapresiasi kalangan pekerja seni yang telah divaksin. Dengan tetap menjaga protokol kesehatan, usai di vaksin, para seniman-seniwati ini bisa bekerja dengan tenang dan mampu menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat tanah air.

Sandiaga menyaksikan langsung lokasi vaksin pekerja seni di Jakarta sebagai bentuk apresiasinya kepada seniman Jakarta. Menurut Sandi--sapaan akrab Sandiaga Uno--kesadaran semua kalangan bersedia di vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan, menjadi salah satu faktor membangkitkan lagi ekonomi masyarakat. Kesadaran kalangan pekerja seni ini dapat membangkitkan lagi geliat para pemilik Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM).

"Jika masa pandemi ini berlalu, kita bisa bekerja dengan normal lagi dan ekonomi masyarakat bisa bergeliat lagi," kata Sandi penuh harap.

Sebelumnya Sandi juga mengunjungi vaksinasi pelaku pariwisata di Bali. Hidup matinya industri pariwisata sangat berdampak bagi turun naiknya pertumbuhan ekonomi nasional. Terlebih Bali menjadi salah satu penopang utama tingkat kunjungan pariwisata nasional.

Sandi berharap, vaksinasi di kalangan pekerja seni ini akan diikuti daerah-daerah lain di Indonesia. Pekerja seni menjadi salah satu prioritas karena kerap berhubungan dengan banyak arang. Pekerja seni juga menjadi sumber kerumunan warga. "Meski sudah divaksin protokol kesehatana tetap harus dijaga. Jangan abai, kita berikhtiar dengan selalu menjaga protokol kesehatan agar pandemi ini segera berakhir," pungkas Sandi.

Pegiat dan pengamat pariwisata nasional, Taufan Rahmadi, mendukung penuh ajakan ikhtiar Sandiaga Uno, sebagai langkah menyudahi pandemi ini. Taufan mengajak pemerintah daerah ikut mensukseskan program vaksinasi pemerintah pusat ini tanpa ragu-ragu. (tim)