TUKANG OJEK NYAMBI JADI PENGEDAR NARKOBA

Karena kesulitan masalah ekonomi, tukang ojek pangkalan berinisial IWS alias Bedeng, terpaksa nyambi jadi pengedar narkoba
TUKANG OJEK NYAMBI JADI PENGEDAR NARKOBA
Tersangka Bedeng, tukang ojek nyambi jual sabu

MATARAM-Ada ada saja kelakuan warga di tengah pandemi ini. Karena kesulitan masalah ekonomi, tukang ojek pangkalan berinisial IWS alias Bedeng, terpaksa nyambi jadi pengedar narkoba jenis sabu.

Adalah IWS dilaporkan ditangkap aparat dari opsnal satresnarkoba Polresta Mataram karena melakukan tindak pidana narkotika. IWS ditangkap aparar setelah ada laporan masyarakat yang resah dengan pekerjaan IWS sebagai pengedar narkoba.

Pria semampai ini ditangkap di Jalan Candi Pawon, Lingkungan Abiantubuh Utara, Cakranegara. Bedeng yang tidak tamat SD ini, dicokot aparat dengan sejumlah barang bukti. Diantaranya ada uang tunai 2,2 juta rupiah, sebuah Hp Android, satu tas kresek plastik warna hitam didalamnya terdapat 23 poket sabu siap jual.

Menurut Bedeng, barang haram itu diperoleh dari seseorang. Satu gram sabu dibeli seharga Rp 1,5 juta kemudian dipecah menjadi paket-paket kecil. Kemudian dijual masin-masing paket antara seratus sampai 150 ribu rupiah. Dari hasil penjualan barang haram ini, IWS bisa meraup untung Rp. 300 ribu per gramanya.

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, menjelaskan Jalan Candi Pawon lingkungan Abiantubuh Utara tersebut diduga sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu. Tim berhasil mengamankan IWS alias Bedeng dan setelah kami amankan kami memanggil saksi umum yaitu kepala lingkungan, kemudian kami melakukan pemeriksaan/penggeledahan dan hasil dari penggeledahan/ pemeriksaan kami menemukan sejumlah barang bukti.

IWS kini dalam pemeriksaan aparat dengan melakukan introgasi awal. Akibat perbuatannya IWS terancam hukuman penjara 5 tahun penjara atau maksimal 20 tahun kurungan badan. (02)