GAK MUDIK ITU BAIK, WISATA TETAP ASIK, GINI TRIKNYA!

Larangan mudik menimbulkan efek baik. Baik untuk kesehatan diri sendiri dan baik bagi kesehatan keluarga di kampung. Meski tidak mudik tetapi tetap di
GAK MUDIK ITU BAIK, WISATA TETAP ASIK, GINI TRIKNYA!

MATARAM, kataberita.net-Larangan mudik menimbulkan efek baik. Baik untuk kesehatan diri sendiri dan baik bagi kesehatan keluarga di kampung. Meski tidak mudik tetapi tetap dirasakan asik. Silaturahmi dengan keluarga di kampung bisa juga dilakukan dengan bertemu secara elektronik.

Pemerintah mengeluarkan larangan mudik sejak 6-17 Mei mendatang. Aparat kepolisian, secra nasional dan serentak bergerak membentuk titik penyekatan. Tercatat puluhan bahkan ratusan kendaraan diputar balik petugas. Mereka adalah warga yang nekat mudik. Aparat juga memutar balik pengendara dan pengguna jalan yang menerobos ingin berwisata di masa pandemi.

Petugas bahkan melarang membuat kerumunan di lokasi pemakaman. Kerumunan warga dipastikan bisa menjadi pemicu meningkatnya penularan virus corona. Karena alasan ini, pemerintah menerapkan kebijakan membubarkan kerumunan yang diduga menjadi klaster baru penyebaran virus covid-19.

Di Nusa Tenggara Barat, penyekatan di sejumlah titik masih akan berlangsung hingga waktu yang ditentukan. Tradisi lebaran tupat (lebaran topat) yang biasa dilaksanakan warga, tahun ini bakal ditiadakan. Tradisi lebaran tupat biasanya terpusat di beberapa kawasan wisata masing-masing daerah (kabupaten/kota) di NTB. Ditiadakan tradisi lebaran topat dimaksudkan untuk menghindari kerumunan.

Selama libur lebaran, peningkatan penularan covid-19 meningkat signifikan. Pemerintah khawatir terjadi gelombang peningkatan kasus tertular covid-19. Akibatnya seluruh aktivitas warga yang berpotensi menimbukan penyebaran covid-19 ditiadakan sementara waktu.

"Seharusnya ada jalan alternatif yang ditawarkan pemerintah untuk wisata sehat. Dilarang mudik, gak boleh wisata gak boleh ke pemakaman. Apakah kami harus diam di rumah saja. Kami kan tetap menjaga prokes, pakai masker juga...masa masih dilarang?," ujar salah seorang warga Bambang yang diputar balik saat menuju obyek wisata di Lombok Barat.

Konsep berwisata sehat menurut para ahli kesehatan, selama berada di tempat wisata, masyarakat selalu sedia hand sanitizer, pakai masker dan hindari kerumunan. Jaga jarak jika berkumpul lebih dari lima orang. (01)