KONEKTIFITAS MANDALIKA DIPASTIKAN RAMPUNG JELANG MOTOGP 2022

Fasilitas pendukung dan konektifitas menuju sirkuit motoGP Mandalika akan diselesaikan pemerintah pusat.

KONEKTIFITAS MANDALIKA DIPASTIKAN RAMPUNG JELANG MOTOGP 2022
Pose bersama Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi dengan tim loby Zulkieflimansyah

JAKARTA, kataberita.net - Kabar baik untuk masyarakat NTB menyambut perhelatan MotoGP Mandalika. Fasilitas pendukung dan konektifitas menuju sirkuit motoGP Mandalika akan diselesaikan pemerintah pusat. Kepastian pembangunan infrastruktur terkait konektifitas pendukung motoGP ini disampaikan Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah usai bertemu Menteri Pehubungan RI, Budi Karya Sumadi, di Kementerian Perhubungan-Jakarta, Kamis (27/5).

Dr Zul--sapaan akrabnya, memastikan segala pembangunan sarana dan prasarana, khususnya untuk mensukseskan event internasional MotoGP tahun 2022 nanti didukung penuh dan akan dituntaskan pemerintah pusat, yakni Kementerian Perhubungan. "Alhamdulillah, Kementrian Perhubungan mendukung penuh pengembangan DPSP Mandalika terutama memastikan terpenuhinya kebutuhan konektifitas darat, laut dan udara mendukung perhelatan MotoGP" jelas Dr Zul.

Sistem jemput bola yang dilakukan gubernur ke Jakarta membawa banyak kabar bahagia. Asisten II Setda Provinsi NTB, Ridwansyah yang mendampingi Gubernur juga optimis bahwa kerja - kerja yang diikhtiarkan pemerintah provinsi bersama Kabupaten /kota di NTB mendapat respon positif pemerintah pusat.

"Kementerian perhubungan akan mendukung NTB pada pembangunan infrastruktur transportasi dan fasilitas keselamatan jalan pendukung DPSP Mandalika, Percepatan penyerahan Pengalihan Personil, Pembiayaan Sarana, dan Prasarana, Serta Dokumen (P3D) 5 Pelabuhan Regional dan Revitalisasi Pelabuhan Telong – Elong " jelas Ridwansyah.

Kemenhub, lanjut Ridwansyah, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi darat dan fasilitas keselamatan jalan pendukung di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika. Tidak hanya itu, Kemenhub juga akan mendampingi pengembangan manajemen rekayasa lalulintas dan fasilitas keselamatan transportasi ketika event MotoGP diselenggarakan.

"Pembangunan konektifitas udara yang difokuskan pada perpanjangan runway dan perluasan terminal Bandara Internasional Zainudin Abdul Majdi (BIZAM) yang dikembangkan oleh Angkasa Pura ditargetkan selesai Agustus tahun ini" jelas mantan Kepala Bappeda NTB ini.

"Begitu juga pembangunan fasilitas keselamatan jalan dan alat angkut berupa bus-bus penumpang sedang disiapkan. InsyaAllah akan dicarikan dananya tahun ini dan sisanya tahun 2022 sehingga ketika MotoGP dilaksanakan pada bulan Maret tahun depan semuanya sudah siap," harap Ridwansyah.

Selain itu, pengembangan infrastruktur laut dengan memprcepat penyerahan Pengalihan Personil, Pembiayaan Sarana, dan Prasarana, Serta Dokumen (P3D) di 5 Pelabuhan Regiona. Di sisi lain, pembangunan sarana perhubungan laut khususnya di dermaga Gili Mas sudah mulai beroperasi. Dermaga pelabuhan Gili Mas juga sudah dikembangkan tahun lalu untuk kapal-kapal pesiar Cruise ukuran besar yang bisa juga dijadikan hotel terapung bagi ribuan penonton MotoGP. "Kalau laut relatif sudah cukup. terutama lintas penyeberangan dari Jawa dan Bali ke Lombok," tutup Ridwansyah. (tim)