LAGI, PROKES DI LOMBOK TENGAH BAKAL DIPERKETAT

dalam maklumat tersebut jika memungkinkan obyek wisata ditutup sementara, jelang libur libur panjang (long weekend) Waisak dan dilanjutkan libur akhir


LAGI, PROKES DI LOMBOK TENGAH BAKAL DIPERKETAT
Aksi tim gabungan memperketat prokes jelang libur waisak dan libur akhir pekan

PRAYA, kataberita.net - Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Lombok Tengah kembali memberi maklumat untuk memperketat penerapan protokol kesehatan. Pengetatan prokes, khususnya di tempat-tempat keramaian dan obyek wisata. Bahkan, dalam maklumat tersebut jika memungkinkan obyek wisata ditutup sementara, jelang libur libur panjang (long weekend) Waisak dan dilanjutkan libur akhir pekan.

Pengetatan wikayah tertentu merupakan langkah implementasi Program Kampung Sehat II yang digagas Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal. Kampung sehat II ini juga menjadi upaya kepolisian membantu pemda dalam percepatan penanganan Covid-19 di wilayah NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah. Karena alasan itu tim gabungan penanganan covid-19 melakukan penutupan sementara obyek wisata tanggal 26 Mei 2021 atau Libur Nasional Perayaan Hari Raya Waisak Tahun 2021 , Kapolres bersama Dandim turun langsung melakukan pengecekan.

Aparat gabungan dari TNI/Polri Beserta Satpol PP Kabupaten Lombokn Tengah akan tetap memperketat protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 untuk menekan laju penyebaran wabah berbahaya itu, khususnya pada hari-hari libur nasional. Hal tersebut dilakukan karena penyebaran Virus Corona di daerah ini masih dianggap rawan dan masih berada dalam "zona orange."

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, menegaskan, libur nasional perayaan Hari Raya Waisak tahun 2021 pada Rabu tanggal 26 Mei 2021 dan di libur akhir pekan, pihaknya telah memerintahkan jajaran yang memiliki obyek wisata untuk melakukan patroli / pengawasan mencegah terjadinya pelanggaran protokol kesehatan serta mengantisipasi terjadinya kasus 3C dan kejahatan lainnya di tempat wisata masing-masing.

"Kita jangan kendor dalam penegakan protokol kesehatan, Terutama pada Tempat-tempat Wisata yang biasanya terjadi kerumunan massa," jelas Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho belum lama ini.

Demikian pula dengan seluruh Kapolsek, ditekankan agar memberikan perintah kepada para pengelola tempat-tempat wisata dan pengunjung agar menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan covid-19 secara ketat.

"Batasi jumlah pengunjung 50 persen dari luas Area Wisata, menyiapkan tempat mencuci tangan, handsanitizer, thermogun, menggunkaan masker dan menjaga jarak," kata kapolres seraya menegaskan, bila terjadi pelanggaran protokol kesehatan covid-19, maka tempat-tempat wisata tersebut harus ditutup paksa.

Kapolres juga mengatakan, khusus untuk liburan hari raya Waisak 2021 ini, pihaknya juga akan melakukan swab antigen secara acak di sejumlah obyek wisata maupun di pintu-pintu masuk obyek wisata.

Ini juga sebagai implementasi dari program Kampung Sehat 2 di NTB Sebagai upaya aparat keamanan untuk membantu pemerintah dalam mencepat penanganan wabah Covid-19," pungkas Kapolres Esty Setyo Nuhroho. (02)