PELAKU UJARAN KEBENCIAN DI MEDSOS DITANGKAP APARAT

Seorang laki-laki terpaksa diamankan aparat kepolisian. Diduga, warga Lombok Barat ini meng-upload kalimat bernada penghinaan di media sosial.
PELAKU UJARAN KEBENCIAN DI MEDSOS DITANGKAP APARAT
Aparat saat mengamankan pelaku ujaran kebencian di medsos

LOMBOK BARAT, kataberita.net - Kasus ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi generasi milenial dan pengguna akun media sosial (medsos) agar bijak menggunakan kata atau kalimat di medsos. Seorang laki-laki terpaksa diamankan aparat kepolisian. Diduga, warga Lombok Barat ini meng-upload kalimat bernada penghinaan di media sosial.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, melalui Kasubbag Humas AKP Agus Pujianto, mengatakan pemilik akun medsos HL (23) pekerja lepas harian, harus diamankan di Mapolres Lombok Barat untuk menjaga keselamatan tersangka dari emosi warga.

Nada penghinaan yang diunggah tersangka dinilai meresahkan dan viral di media sosial. Selanjutnya pelaku di amankan oleh Unit Reskrim Polsek Gerung, Sabtu (15/5). “HL, lakilaki (23), seorang Cleaning Servis asal Kecamatan Gerung selanjutnya dibawa ke Polres Lobar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan,” ungkapnya.

Konten bernada penghinaan tersebut dibuat, Sabtu (15/5) pada pukul 07.00 wita di Mataram. HL memposting konten video tersebut melalui online di akun media sosialnya. “Melalui konten video yang dianggap bernada penghinaan terhadap Palestina, kemudian HL meposting kembali di akun media sosial miliknya,” terangnya.

Adapun akun yang di gunakan di media sosial yang diiringi musik dan menyatakan Palestina dengan ujaran yang tidak pantas.
“Konten tersebut di buat oleh pelaku dan di unggah melalui HP pribadinya. Menurut pengakuan pelaku motif pembuatan konten tersebut hanya iseng-iseng saja untuk mengisi waktu luang,” bebernya.

Agus menghimbau agar masyarakat tetap tenang, karena telah ditangani oleh pihak Kepolisian. Dan kini masih dalam penyelidikan kepolisian Polres Lombok Barat. “Kasusnya sudah kami tangani, dan sedang didalami, sehingga dihimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh isu-isu yang ingin memperkeruh situasi di Lombok Barat yang Kondusif ini,” pungkasnya. (02)