KEDATANGAN SANDIAGA JADI ENDORSEMENT PARIWISATA LOMBOK SUMBAWA

Kedatangan kali ketiga Sandiaga Uno ke NTB bisa menjadi endorsement (dukungan) dan bukti, NTB aman dikunjungi wisatawan.
KEDATANGAN SANDIAGA JADI ENDORSEMENT PARIWISATA LOMBOK SUMBAWA
Menparekraf, Sandiaga Uno saat bertemu pelaku pariwisata NTB di kawasan Gunung Rinjani

MATARAM, kataberita.net - Lagi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, kunjungi Lombok Sumbawa (NTB). Kali ini, Sandiaga akan kunjungi ujung Timur pulau Sumbawa, kabupaten Bima. Kedatangan kali ketiga Sandiaga Uno ke NTB bisa menjadi endorsement (dukungan) dan bukti, NTB aman dikunjungi wisatawan.

Di kabupaten Bima, Sandiaga dijadualkan mengunjungi desa wisata Maria dan spot berkuda. Dua destinasi ini sempat mencuri perhatian wisatawan nusantara. Namun masih terkendala akses transportasi. "Kedatangan kembali Menparekraf, kali ini akan mengunjungi bagian timur NTB, yakni spot berkuda dan desa wisata Maria di Bima. Semoga kedatangan beliau ini terus bisa menghidupkan aktivitas wisata Lombok-Sumbawa," terang Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, Jum'at (11/6) di Mataram.

Lombok dan Sumbawa, lanjut Yusron, sangat kaya dengan spot-spot menarik dan exotic. Karakter destinasi Lombok dan Sumbawa dibentuk oleh ragam landscape, sosial budaya yang berbeda. Kondisi ini memberi varian berwisata yang tak ada habisnya

Lombok menghadirkan alam dengan pesona pantainya, alam pegunungan yang sejuk dan ragam budayanya yang menarik. Dan area spot tourism yang menantang hadir di belahan Timur NTB. "Kita menemukan tempat yang kuat untuk wisata adventure, alam, hutan, pegunungan dan deburan ombak pantai yang disukai para peselancar. Tentunya juga ada suguhan budaya yang amat beda dengan Lombok," ujar Yusron berpromosi.

Kehadiran Pak Menteri, sambungnya, kita harapkan bisa menjadi endorsement dan penguat sektor wisata Lombok-Sumbawa. Kami mengharapkan support terkait, pertama, penataan estetika dengan standard sehat dan bersih. Kedua, penambahan penerbangan ke Bima atau mungkin saja membangun bandara perintis di Dompu supaya akses menuju Tambora, Moyo dan Lakey sebagai destinasi utama di bagian Timur NTB bisa lebih baik. " Untuk ke lokasi itu butuh 7 jam perjalanan darat dari bandara Bima atau 12 jam dari Sumbawa. Ketiga, penguatan industri eKraf yang banyak ragamnya. Kami juga butuh dukungan event dan festival agar bisa masuk ke kalender event nasional," papar Yusron penuh harap.

Kedatangan menteri ke Bima, diharapkan bisa menjadi pelecut bagi pertumbuhan kunjungan wisatawan Lombok Sumbawa. Sekaligus menjadi bukti Lombok Sumbawa aman dikunjungi wisatawan. Destinasi ramah pandemi akan hadir di Lombok Sumbawa di masa liburan sekolah mendatang. (01)