LANGKAH BARU TANGANI COVID-19, KAPOLDA GAGAS METODE TFG

Iqbal, mengkalim menemukan langkah jitu. Iqbal menyebut langkah ini sebagai metode TFG (tactical floor game). Sejauh mana efektifitas metode ini?
LANGKAH BARU TANGANI COVID-19, KAPOLDA GAGAS METODE TFG
Kapolda NTB, Mohammad Iqbal saat memperkenalkan metode TFG ke Wagub Ummi Rohmi

MATARAM, kataberita.net - Di tengah pandemi covid-19 melanda dunia, pemimpin negara di berbagai belahan benua kebingungan. Bagaimana mengatasi virus yang menyebabkan jutaan orang meninggal dunia. Walaupun pada akhirnya vaksin berhasil diciptakan, namun tak membuat penyebaran virus mematikan ini terus makan korban. Kapolda NTB, Irjen (Pol) Mohammad Iqbal, mengkalim menemukan langkah jitu. Iqbal menyebut langkah ini sebagai metode TFG (tactical floor game). Sejauh mana efektifitas metode ini?

Iqbal, mengatakan metode TFG, merupakan langkah untuk melaksanakan kegiatan, antisipasi outbreak penularan covid-19 di NTB. Maksudnya, digunakan untuk mengantisipasi bila terjadi lonjakan penderita covid-19. Jangan terlena dan lengah dengan keadaan melandainya angka penderita covid. Upaya proaktif dan prefentif harus dilaksanakan untuk menghadapi ancaman lonjakan atau ketika penyebaran covid mulai melandai. Caranya, hadirkan steakholder yang bersinggungan dengan penanganan covid dan memastikan kesiapan dan tugas masing-masing. "Apa yang harus dilakukan, siapa yang bertanggungjawab itu jelas," tegasnya.

Jika terjadi hal terburuk, lanjut jendral yang akrab dengan wartawan ini, sistem sudah terbentuk. Semua stakeholder sudah tau apa yang harus dilakukan. Ini yang harus disiapkan pemerintah daerah NTB. "Sampai menejemen kuburanpun harus sudah siap," katanya

Dia juga menegaskan, anggaran, tenaga kesehatan, fasilitas seperti tempat tidur, puskesmas dan bahkan hotel harus siap, apabila dibutuhkan sebagai tempat isolasi. Artinya, negara harus sedini mungkin mempersiapkan sistem untuk pencegahan covid di NTB,. Tidak ada yang menginginkan sesuatu itu terjadi. Tapi negara harus siap.

Langkah terbaru gagasan Kapolda NTB itu diapresiasi Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Sebab metode TFG itu dipercaya dapat memaksimalkan pencegahan penyebaran Covid-19 di NTB, karena sangat tersistematis.

"Apalagi informasi munculnya covid-19 ini bermutasi dengan varian yang baru, harus menjadi atensi bersama," kata wagub saat mengjadiri rapat kesiapan antisipasi Eskalasi Outbreak dan potensi transmisi Covid-19, kunjungan skala Nasional dan International NTB, di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Kamis (10/6).

Untuk itu, Wagub ingin metode TFG yang digunakan Polda NTB dalam penanganan covid di NTB, harus dibangun dengan sebuah sistem yang terstruktur dan sistematis. "Kami kira ini langkah yang bagus, dalam upaya tindakan promotif dan preventif sangat dibutuhkan," ungkap Rohmi. (tim)