LOMBOK SUMBAWA 'DIJUAL' DELAPAN PELAKU INDUSTRI PARIWISATA DI BALI

Destinasi Lombok Sumbawa akan 'dijual' delapan wakil pelaku industri dan meyakinkan kalangan buyer (pembeli), bahwa NTB aman dikunjungi wisatawan du m
LOMBOK SUMBAWA 'DIJUAL' DELAPAN PELAKU INDUSTRI PARIWISATA DI BALI
Perwakilan NTB siap menjajal pasar wisata di event BBTF 2021 Bali

MATARAM, kataberita.net - Delapan pelaku industri pariwisata dan ITDC Mandalika ikut ambil bagian dalam agenda Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) di Nusa Dua-Bali. Destinasi Lombok Sumbawa akan 'dijual' delapan wakil pelaku industri dan meyakinkan kalangan buyer (pembeli), bahwa NTB aman dikunjungi wisatawan di masa pandemi.

Berbagai cara dilakukan pemerintah daerah NTB dan pelaku industri pariwisata Lombok Sumbawa 'menjual' pulau seribu masjid ini. Selain menggunakan media promosi konvensional dan media sosial, promosi juga dilakukan melalui event bergengsi seperti Bali & Beyond Travel Fair yang digelar di Bali. Upaya yang dilakukan pemerintah dan pelaku industri pariwisata ini diharapkan mampu menggaet wisatawan datang ke Lombok Sumbawa. Duta Lombok Sumbawa di BBTF berusaha meyakinkan buyer (pembeli) Lombok Sumbawa aman dikunjungi wisatawan di masa pandemi.

Ragam destinasi dan budaya siap dijual. Jaminan rasa aman dan sehat berwisata di masa pandemi menjadi 'modal' utama kalangan pelaku industri pariwisata menjual Lombok dan Sumbawa. Destinasi zona hijau dan bebas kasus covid-19 menjadi pilihan yang dijual pelaku industri.

"BBTF 2021 di Nusa Dua, dibuka Kamis sore dan dihadiri puluhan seller. Termasuk duta dari NTB mewakili Dinas Pariwisata NTB. Kita berharap agenda ini akan berbuah manis untuk pariwisata kita," ujar Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata NTB, Muhammad Wildan, AKS yang dihubungi via chat whatsapp, Kamis (10/6)

Delapan duta NTB yang 'menjual' Lombok Sumbawa itu adalah Aruna Senggigi, Novotel, LGE tours, Jayakarta, Royal Singosari Vila Karang, Q-tours, Medana Bay Marina dan Adventure Lombok Tour. Selain delapan duta tersebut, ITDC Mandalika juga ikut ambil bagian dalam promosi destinasi Lombok Sumbawa di ajang BBTF 2021 ini.

Manajemen Q-tours, Darwin, mengatakan antusias para buyer untuk berwisata cukup tinggi. Meski dihadiri buyers dalam jumlah terbatas namun antusias mereka menjual paket wisata masih bersemangat. Pelaku industri optimis wisatawan sudah rindu berwisata akibat pandemi. Namun, jika jaminan rasa aman dan nyaman dari ancaman covid-19 wisatawan tetap antusias berwisata. "Karena pandemi, kapasitas di arena BBTF memang dibatasi. Namun tidak mengurangi antusias buyers menjual paket wisata di daerah mauapun negaranya," pungkas Darwin. (01)