OPERASI BINA RINJANI SASAR TEMPAT HIBURAN MALAM CEGAH COVID-19

Petugas melakukan swab antigen terhadap pengunjung dan pekerja cafe yang dipilih secara acak.
OPERASI BINA RINJANI SASAR TEMPAT HIBURAN MALAM CEGAH COVID-19
Suasana swab antigen salah satu pekerja oleh tim medis puskesmas

SENGGIGI, kataberita.net - Penertiban bertajuk Operasi Bina Kusuma Rinjani 2021, jajaran Polres Lombok Barat, menyasar tempat hiburan malam di kawasan Senggigi. Petugas melakukan swab antigen terhadap pengunjung dan pekerja cafe yang dipilih secara acak. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kenakalan remaja, premanisme, penyalahgunaan narkoba, dan penyakit masyarakat.

Operasi Bina Kusuma Rinjani 2021, digelar Rabu (9/6) malam. Operasi ini mengedepankan cara preemtif yaitu petugas melakukan pembinaan terhadap kelompok maupun komunitas sebagian masyarakat. Kasat Binmas Polres Lombok Barat, Iptu Wahyu Indrawan, mengatakan kegiatan ini menyesuaikan kondisi dan terukur.

“Dimasa Pandemi saat ini, tentunya menyesuaikan dengan situasi. Segala bentuk kegiatan kita, tetap memprioritaskan protokol kesehatan dan bersinergi dengan Dinas Kesehatan Lobar," ungkapnya.

Operasi ini, lanjutnya, dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja, premanisme, penyalahgunaan narkoba, dan penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Lombok Barat. “Operasi di kawasan wisata Senggigi, kami melakukan pembinaan di beberapa tempat wisata, termasuk tempat hiburan malam," imbuhnya.

Kali ini pembinaan dilakukan agak berbeda yang dirangkai dengan melakukan Test Swab Antigen, baik pekerja maupun pengunjung di sejumlah tempat hiburan malam. “Terutama tempat hiburan malam, sangat rentan dengan kenakalan remaja, premanisme, penyalahgunaan narkoba, dan penyakit masyarakat, tentunya termasuk dalam penerapan prokes,” terangnya.

Wahyu menjelaskan cara bertindak dalam kegiatan operasi ini, diantaranya memberikan himbauan kamtibmas dan penerapan prokes, pemeriksaan identitas pengunjung dan pekerja. “Barang-barang bawaan juga diperiksa, untuk mengantisipasi penyalah gunaan narkoba, sajam, maupun barang berbahaya lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Polres Lombok Barat berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan orang, mempekerjakan anak dibawah umur di salah satu cafe. “Inilah yang kita antisipasi, agar tidak terulang lagi, sehingga dilakukan pemeriksaan identitas secara ketat, kepada semua pekerja yang ada di tempat hiburan malam ini,” ucapnya.

Sedangkan kegiatan testing dalam pencegahan covid-19, test swab antigen dilakukan tim medis puskesmas Meninting, terhadap 25 orang di empat tempat hiburan malam yang ada di kawasan wisata Senggigi. “Secara umum berjalan dengan aman dan lancar, dari hasil testing yang kita lakukan, sebanyak 25 orang tersebut dinyatakan negative terkonfirmasi covid-19,” tandasnya.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan protokol kesehatan benar-benar diterapkan dengan baik, dan untuk kemajuan pariwisata di Lombok Barat. (02)