'SAYANG DILUPAKAN' PESAN DI BALIK KUNJUNGAN SANDIAGA KE BIMA

Sandiaga terlihat antusias dan penasaran ingin melihat pariwisata dan ekonomi Indonesia segera tumbuh setelah dihantam badai covid-19.
SAYANG DILUPAKAN' PESAN DI BALIK KUNJUNGAN SANDIAGA KE BIMA
Menparekraf, Sandiaga Uno saat merasakan sensasi menyangrai kopi Tambora di Bima

BIMA, kataberita.net - Sejak dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno, sudah tiga kali mengunjungi Lombok Sumbawa. Satu sisi karena Lombok tengah bersiap menyambut tiga event berskala international dalam waktu dekat. Puncaknya perhelatan MotoGP di sirkuit MotoGP Mandalika, Lombok-NTB, 2022 mendatang. Di sisi lain, Sandiaga terlihat antusias dan penasaran ingin melihat pariwisata dan ekonomi Indonesia segera tumbuh setelah dihantam badai covid-19.

Demikian penasarannya, Sandiaga, menggandeng Atta Halilintar dan istrinya Aurel Hermansyah, agar promosi pariwisata lebih menohok. Hampir setiap hari, halaman demi halaman media massa, cetak, elektronik dan bahkan media sosial lain, tak berhenti menginformasikan Sandiaga. Tiap destinasi daerah di seluruh Indonesia selalu viral setelah dikunjungi Sandiaga.

Aksi 'gila' Sandiaga untuk mengobati rasa penasaran dan gregetnya melihat pariwisata Indonesia segera bangkit, sejumlah artis digandeng untuk mempercepat promosi. Akankah ini menjadi langkah jitu dan tanda pariwisata Indonesia segera bangkit?

Menyusuri Bima Bersama Atta dan Aurel, Sandiaga berkunjung ke desa wisata Uma Lengge Desa Maria, Kecamatan Wawo-Bima. Sandiuno, Atta dan Aurel disambut masyarakat Bima dengan penuh antusias. "Hmmmmm.....kunjungan menteri beraroma calon presiden," cetus seorang warga di sepanjang jalan kota yang dilalui Sandiaga.

Di waktu yang lain, Sandiaga berdecak kagum saat disuguhkan secangkir kopi hangat. Sandiaga bahkan turun langsung merasakan sensasi menyangrai kopi. Melihat dari dekat proaes produk kerajinan hingga menikmati kuliner khas Desa Maria.

Begitulah cara Sandiaga, membantu daerah yang kaya dengan atraksi, budaya dan alamnya agar cepat dikenal halayak dunia. Selain memang menjadi aset berharga daerah untuk dijadikan destinasi wisata. Promosi bagai Sandiaga sangat penting. Entah dengan cara apa dan menggunakan media apa pun. "Yang penting kita dikenal dulu," ujarnya singkat.

Itulah alasan mengapa menparekraf mengajak Atta, Aurel dan Rigen berkolabaorasi dalam agenda KolaborAksi untuk membuat konten-konten kreatif guna mempromosikan ragam potensi wisata di tanah air. "Ini sebuah hikmah. Manfaat besar yang tidak terlihat dari kunjungan pak menteri. Tanpa sengaja, Lombok Sumbawa makin dikenal dunia dengan terus datangnya pak menteri ke NTB," imbiuh Kadispar NTB, Yusron Hadi mengapresiasi kunjungan Sandiaga ke NTB untuk kali ketiga.

Sandiaga, juga support dengan keberadaan Uma Lengge yang kaya nilai budaya dan kearifan lokal ini. Hadirnya desa-desa wisata tematik, memberi dampak sangat baik untuk dibukanya lapangan kerja, promosi yang makin intens, pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi yang merata. (01)