TAK TAAT PROKES, SATGAS BUBARKAN JUDI SABUNG AYAM

Selain melanggar hukum, warga dibubarkan karena tidak taat protokol kesehatan.
TAK TAAT PROKES, SATGAS BUBARKAN JUDI SABUNG AYAM
Petugas Satgas Covid-19 Korem 162/SWB memberi himbuan kepada warga di lokasi sabung ayam

MATARAM, kataberita.net - Satgas covid-19 dari jajaran aparat TNI AD Korem 162/WB membubarkan warga di arena judi sabung ayam. Selain melanggar hukum, warga dibubarkan karena tidak taat protokol kesehatan.

Anggota Korem 162/SBW melaksanakan patroli ke beberapa lokasi arena judi sabung ayam di wilayah Kota Mataram. Salah satunya arena sabung ayam di Banjar Mantri lingkungan Sindu kelurahan Cakranegara Utara kecamatan Cakranegara, Rabu (2/6). Ratusan masyarakat yang tidak mengenakan masker langsung membubarkan diri, lari tunggang langgang. Bahkan ada yang melompati pagar sambil membawa ayamnya saat melihat sejumlah personel gabungan dari tim intelrem 162/WB, timsus Kodim 1606/Lobar dan Denpom IX/2 Mataram dipimpin Kasi Intel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara datang ke lokasi tersebut.

Setiya mengatakan, kedatangannya berdasarkan perintah Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Rhamdani, selaku Dansatgas Covid-19 untuk melaksanakan penegakan dan penindakan terhadap kegiatan-kegiatan yang melanggar protokol kesehatan. Termasuk salah satunya judi sabung ayam.

Menurutnya, jumlah penderita covid-19 saat ini di NTB cukup tinggi bahkan masih terus bertambah. Sabung ayam adalah salah satu kegiatan yang ramai dikunjungi masyarakat khususnya para pecinta judi sabung ayam dan mengakibatkan terjadinya kerumunan massa yang dapat membahayakan keamanan dan keselamatan. Karena sangat berpotensi terjadi penularan virus berbahaya tersebut, kerumunan massa di lokasi ini akhirnya dibubarkan.

"Tadi saat kami datang ada sekitar 300 orang membubarkan diri dan ini melanggar protokol kesehatan 5M salah satunya menjaga jarak dan menghindari kerumunan, bahkan banyak yang tidak memakai masker," sebutnya.

Ia juga menghimbau kepada para pengelola maupun ketua lingkungan setempat agar tidak menyelenggarakan kegiatan sabung ayam dalam situasi pandemi. Sampai saat ini kerumunan massa di Mataram khususnya masih menjadi ancaman penularan covid-19 dan berbahaya bagi keamanan serta keselamatan masyarakat.

"Kali ini kami masih bersifat menghimbau, tapi jika masyarakat tetap tidak mau tertib maka kami akan segera berkoordinasi dengan Polri dan pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya untuk menindaklanjuti. Mari kita bersama-sama membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan situasi yang kondusif dan aman dari Covid-19 di Nusa Tenggara Barat," ajaknya.

Sementara itu, Ketua RT setempat Ida Bagus Putra mengatakan, dirinya selama ini sangat mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran covid-19. Ia mengaku sudah berupaya menyampaikan kepada masyarakat di lingkungannya untuk disiplin protokol kesehatan.

"Kami pasti mendukung program pemerintah, namun masyarakat masih selalu mengadakan keramaian dengan kegiatan sabung ayam," keluhnya.

Selain lokasi tersebut, Tim gabungan juga mendatangi arena sabung ayam di Karang Kekeri dan Panaraga kelurahan Cilinaya kecamatan Cakranegara, kelurahan Pagesangan kecamatan Mataram dan arena sabung ayam di Karang Medain kelurahan Mataram Barat kecamatan Selaparang. Meskipun tidak ditemui adanya kerumunan dan kegiatan sabung ayam yang sedang berlangsung, namun tetap menghimbau kepada pengelola agar tidak menyelenggarakan kegiatan sabung ayam. (02)