LOMBOK BARAT BUTUH FIGUR PEMIMPIN MUDA, BERANI DAN TEGAS

figur pemimpin dengan kriteria muda, berani dan tegas, adalah kriteria yang dikehendaki sebagian besar masyarakat Lombok Barat.
LOMBOK BARAT BUTUH FIGUR PEMIMPIN MUDA, BERANI DAN TEGAS
Direktur Ekskutif Prediksi Survei dan Statistik Indonesia (PRESISI), Darwan Samurdja

LOMBOK BARAT, kataberita.net - Isu kontestasi pilkada 2024 di kabupaten Lombok Barat, terus menghangat meski rentang waktu pelaksanaannya masih cukup lama. Sejumlah figur yang digadang-gadang menjadi calon orang nomer satu di Lombok Barat, muncul ke permukaan. Sejumlah figur yang mencuat namanya datang dari kalangan politisi, pengusaha hingga kalangan birokrat. Namun, figur pemimpin dengan kriteria muda, berani dan tegas, adalah kriteria yang dikehendaki sebagian besar masyarakat Lombok Barat.

Diantara figur muda yang namanya mencuat ke permukaan, ─Ćidominasi dari kalangan politisi. Bahkan mereka disebut-sebut sebagai politisi muda berpengalaman di jagat perpolitikan Lombok Barat. Selain akan menghadirkan persaingan cukup berat, suasana pesta demokrasi tahun 2024 mendatang diyakiani akan menghadirkan suasana berbeda. Figur muda, berani dan tegas cukup potensial mendominasi dan meramaikan bursa Pilkada Lombok Barat 2024.

"Dengan banyaknya figur - figur muda yang muncul, tentu akan menyajikan pesta demokrasi yang sangat menarik dan berbeda di Lombok Barat. Masyarakat Lombok Barat tentu berharap tahun 2024 nanti, Pilkada Lombok Barat adalah ajang adu program, ide dan gagasan untuk kemajuan pembangunan dan masyarakat Lombok Barat yang lebih baik," ungkap Direktur Ekskutif Prediksi Survei dan Statistik Indonesia (PRESISI), Darwan Samurdja, Minggu (4/7).

Figur - figur muda potensial, lanjut Darwan, diantaranya ada Nauvar Farinduan (Gerindra) Indra Jaya Usman (Demokrat), Lalu Ismail (Golkar), Sulhan Mukhlis (PKB), Romi Rahman (Gerindra), Hendra Herianto (PKB) Hj. Nurhidayah (Gerindra) dan Nurul Adha (PKS). Figur tua dari kalangan politisi menyisakan nama TGH. Mahali Fikri (Demokrat) dan Hj. Sumiatun (Golkar). Sisanya datang dari kalangan non politisi, seperti Ibnu Salim, H. L. Ahmad Zaini, Hj. Khairatun Munzir, dan Tuan Guru Hasanain.

Namun, isu yang mencuat, sebagian besar masyarakat Lombok Barat, menghendaki figur pemimpin muda, berani dan tegas. Harapan masyarakat ini bukan mustahil bisa terjadi. Dan diprediksi mampu bersaing dengan deretan nama politisi yang selama ini dikenal baik di kalangan masyatakat awan. Meski demikian, figur muda yang dari kalangan politisi juga tak kalah menarik perhatian warga.

"Lombok Barat membutuhkan figur pemimpin muda yang berani dan tegas. Farin, Indra Jaya Usman (IJU), Lalu Ismail, Nurul Huda, Hj. Nur Hidayah, Sulhan Mukhlis, Hendra Herianto, Romi Rahman merupakan figur - figur muda potensial pimpin Lombok Barat 2024 dari kalangan politisi. Tinggal bagaimana dan siapa pasangan yang tepat. Tentunya penting dipikirkan dan atas dasar pertimbangan mesin partai, kekuatan elektoral, GEO politik, popularitas, elektabilitas dan pertimbangan isi tas," ungkap Darwan sembari tersenyum lebar.

Di tengah mencuatnya figur-figur politisi muda, sosok lain yang juga punya potensi seperti Hj. Sumiatun, TGH. Mahaly Fikri, Ibnu Salim. Hj. Khaerunisa Munzir, dan H. L. Ahmad Zaini. "Yang lain juga punya potensi, dan dari analisa di atas, figur muda dari kalangan politisi ternyata cukup potensial. Gambaran potensi munculnya pemimpin muda yang berani dan tegas, tanpak dari pendapat warga Lombok Barat dalam survey awal 'kata masyarakat Lombok Barat' tentang figur pemimpin di Lombok barat kelak," pungkasnya.

Secara terpisah, warga Sandik, Suhaili, mengaku sangat mendukung dan sepakat jika figur-figur muda Lombok Barat tampil sebagai pemimpin pasca kepemimpinan Fauzan Khalid. "Harus diberi kesempatan. Pemimpin muda, berani dan tegas akan membuat Lombok Barat semakin dinamis dalam merealisasikan program-program pembangunan kita ke depan," imbuhnya. (01)