INI SYARAT KEDATANGAN DARI LUAR NEGERI KE INDONESIA UNTUK WNA-WNI

Pemerintah mulai membuka pintu masuk ke Indonesia untuk perjalanan internasional dengan syarat dan ketentuan yang disesuaikan dengan kondisi terkini.
INI SYARAT KEDATANGAN DARI LUAR NEGERI KE INDONESIA UNTUK WNA-WNI
Kedatangan penumpang pesawat di bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA, kataberita.net – Pemerintah mulai membuka pintu masuk ke Indonesia untuk perjalanan internasional dengan syarat dan ketentuan yang disesuaikan dengan kondisi terkini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui akun media sosialnya menyampaikan, syarat Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) untuk bisa masuk ke wilayah Indonesia adalah, wajib menunjukkan hasil negatif tes PT-PCR di negara asal. Samplenya, diambil dalam kurun waktu 3X24 jam sebelum keberangkatan.

Selain itu, mereka harus sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap minimal 14 hari sebelum keberangkatan. Jika belum, maka akan divaksinasi di tempat karantina setelah tes RT-PCR kedua menunjukkan hasil negatif.

Selanjutnya, harus melakukan karantina selama 5 hari bagi penumpang dari negara asal yang memiliki eskalasi kasus positif rendah. Lalu, wajib karantina 14 hari bila datang dari negara dengan eskalasi kasus positif tinggi.

Sedangkan syarat kedatangan dari luar negeri ke Indonesia khusus untuk WNA adalah sebagai berikut:

1. Bisa memasuki wilayah Indonesia melalui titik masuk bandara di Bali dan Kepulauan Riau (untuk perjalanan wisata)
2. Wajib memiliki Visa Kunjungan singkat atau izin masuk lainnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
3. Memiliki bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan 100.000 dolar Amerika dan mencakup pembiayaan penanganan Covid-19.
4. Memiliki bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran (booking) tempat akomodasi selama menetap di Indonesia.

Sementara alur penanganan WNI atau WNA di pintu masuk kedatangan ke Indonesia yakni:

Melakukan tes ulang RT-PCR saat kedatangan

Bila hasilnya positif, dirawat di fasilitas isolasi terpusat untuk orang tanpa gejala atau gejala ringan. Untuk orang dengan gejala sedang dan berat akan dirawat di rumah sakit rujukan. Pembiayaan perawatan untuk WNI ditanggung pemerintah Indonesia dan untuk WNA ditanggung dengan biaya sendiri.
Untuk hasil negatif, maka dilakukan karantina selama 5 hari untuk penumpang dari negara dengan eskalasi kasus positif rendah dan selama 14 hari jika dari negara dengan eskalasi kasus positif tinggi.

Di hari keempat melakukan tes RT-PCR kedua

Bila hasilnya negatif maka karantina selesai dan diperkenankan melanjutkan perjalanan. Selain itu, dianjurkan untuk menjalani karantina Mandiri selama 14 hari. Serta, wajib terapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Untuk hasil test RT-PCR positif, dirawat di fasilitas isolasi terpusat untuk orang tanpa gejala dan gejala ringan. Orang dengan gejala sedang dan berat akan dirawat di rumah sakit rujukan. Pembiayaan perawatan untuk WNI ditanggung pemerintah Indonesia dan untuk WNA ditanggung dengan biaya Mandiri. (*)