SOAL SANKSI WADA, 24 PENDING MATTERS SELESAI, WSBK AMAN?

Indoensia sedikit lega, setelah menyelesaikan 24 pending matters yang menjadi atensi World Anti-Doping Agency (WADA).

SOAL SANKSI WADA, 24 PENDING MATTERS SELESAI, WSBK AMAN?
World Anti-Doping Agency

JAKARTA, kataberita.net - Pemerintah Indoensia sedikit lega, setelah menyelesaikan 24 pending matters yang menjadi atensi World Anti-Doping Agency (WADA). WADA, beberapa waktu lalu menjatuhkan sanksi kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI). Perihal penyelesaian 24 pending matters itu, dikonfirmasi LADI dalam konferensi pers virtual di Jakarta.

Wakil Ketua LADI, Rheza Maulana, mengkonfirmasi 24 pending matters yang diselesaikan LADI, menyangkut masalah administratif. Namun LADI masih harus mengerjakan beberapa tanggungan lainnya. Ada tiga hal yang akan dikerjakan LADI dalam waktu dekat untuk mempercepat pencabutan sanksi WADA.

LADI harus segera melengkapi penandatanganan MoU dengan seluruh pengurus pusat organisasi cabang olahraga di Indonesia. LADI harus memperbarui MoU dan menyelesaikan tunggakan terhadap laboratorium tes di Qatar yang menumpuk sejak 2017. LADI juga diminta memenuhi minimal sampel uji doping seperti yang sudah ditetapkan dalam test doping plan (TDP).

LADI, lanjut Rheza, membutuhkan 122 sampel tes doping hingga Desember 2021 untuk memenuhi aturan TDP tahunan. "Penyelesaian 24 pending matters itu sudah dipercepat pemerintah. Seyogyanya masalah itu harus diinvestigasi dan diaudit. Karena mendesak, kami kirim dokumen yang dibutuhkan dahulu," tutur Rheza.

Awal Oktober lalu, WADA menjatuhkan sanksi akibat ketidakpatuhan LADI terhadap aturan test doping plan (TDP). Dua sanksi WADA berdampak langsung terhadap atlet dan dunia olahraga Indonesia. Tidak diberi hak untuk menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat regional, kontinental, atau internasional. Dan dilarang mengibarkan bendera Merah Putih di kejuaraan internasional.

Jika kedua sanksi itu tegas diberlakukan WADA, dapat merugikan Indonesia. Indonesia akan menjadi tuan rumah pagelaran motor sport, World Superbike (WSBK), 19-21 Nopember 2021 dan MotoGP, Maret 2022 tahun depan. Lalu, bagaimana nasib dua event akbar ini? Pemerintah (LADI) harus mampu memecah kebuntuan sanksi WADA.(*)