TERJAWAB! KEKHAWATIRAN WARGA PASCA HKEC-LOMBOK SERIS DIHELAT

Namun, tidak sedikit warga mengkhawatirkan, pasca HKEC '21 bakal memicu lonjakan kasus covid-19 di NTB.

TERJAWAB! KE-KHAWATIRAN-AN WARGA PASCA HKEC-LOMBOK SERIS DIHELAT
Yusron Hadi dan panitia HKEC, berpose usai pengalungan medali atlet Andi Wibowo

MATARAM, kataberita.net - Event uji coba level 1-2, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Lombok-Sumbawa sudah berlalu. HK Endurance Challenge (HKEC) melibatkan 100 peserta dari 18 negara, (15-17 Oktober lalu) sukses digelar. Namun, tidak sedikit warga mengkhawatirkan, pasca HKEC '21 bakal memicu lonjakan kasus covid-19 di NTB.

"Bahaya ini, baru saja kondisi pandemi kita membaik, udah digelar event besar melibatkan banyak orang. Lihat India walaupun sudah di vaksin, akahirnya membeludak lagi kan...," ujar warga Mataram, Sugiono, khawatir.

Lombok-Sumbawa baru sedikit 'pulih' dari covid-19 Agustus lalu. NTB sempat mengalami lonjakan kasus covid-19 cukup signifikan pertengahan tahun 2021. Tekad pemerintah dengan ketersediaan vaksin yang ada, melakukan serbuan vaksin secara masif. Hasilnya, sangat positif. Tahap demi tahap, kurva penyebaran virus covid-19 di NTB melandai.

"Sampai hari ini, kasus covid-19 di Lombok dan Sumbawa sangat terkendali. Secara statistik, kurva penyeberan dan keterjangkitan virus di NTB melandai. Bahkan terjadi penurunan secara drastis," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Sekretariat Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi, Sabtu (23/10) setibanya dari Jakarta.

Data Satgas Penanggulangan Covid-19 NTB, menunjukkan angka penularan harian covid-19 NTB tiga pekan terakhir rata-rata kurang dari 10 orang. Tingkat kesembuhan bahkan mencapai 300 persen dari angka penularan harian. Kasus aktif pasien covid-19 NTB, kini hanya tersisa 193 orang saja.

Bendera negara-negara peserta HKEC Lombok Seris

Data di atas menunjukkan betapa pemerintah daerah NTB, sangat serius berbenah. Terlebih jelang perhelatan event World Superbike (WSBK) dan motoGP. Syarat digelarnya sport event internastional seperti permintaan Dorna Sport adalah tingkat vaksinasi warga mencapai 60 persen. Dan, sampai saat ini capaian tingkat vaksin di lokasi sirkuit (baca; Lombok Tengah) tembus angka 75 persen. Secara nasional, kurva penyebaran virus mematikan ini juga melandai.

Pemerintah daerah, bekerjasama dengan PT Hutama Karya (Persero), sempat melakukan ujicoba melalui gelaran HKEC Lombok Seris 15-17 Oktober lalu. Hampir sepekan pasca HKEC digelar, NTB tidak mengalami lonjakan kasus covid-19. Data resmi harian Satgas covid-19 NTB, per tanggal 22 Oktober pasien positif 4 dan sembuh 15 orang.

"Ujicoba kedua akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Event WSBK. Event ini melibatkan lebih banyak orang dibanding HKEC. Namun, kami yakin semua akan berjalan baik dan lancar. Dari kedatangan sampai di arena nanti, penonton maupun wisatawan dan peserta, semua harus disiplin protokol kesehatan. Kami pastikan itu," pungkas Kepala Dinas Paeiwisata NTB, Yusron Hadi, meyakinkan semua pihak.