TERPILIH AKLAMASI, JAMAN SAPUTRA GANTIKAN WOLINI PIMPIN APINDO

Dari lima calon ketua yang namanya sempat mencuat, empat diantaranya mengundurkan diri sebagai calon ketua. Yang tertinggal hanya
TERPILIH AKLAMASI, JAMAN SAPUTRA GANTIKAN WOLINI PIMPIN APINDO
Musprov III Apindo NTB menetapkan Jaman Saputra sebagai Ketua Apindo yang baru

SENGGIGI, kataberita.net - I Wayan Jaman Saputra terpilih secara aklamasi, menjadi Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB, menggantikan Ni Ketut Wolini. Dari lima calon ketua yang namanya sempat mencuat, empat diantaranya mengundurkan diri sebagai calon ketua. Yang tertinggal hanya I Wayan Jaman Saputra.

Empat calon ketua yang menyatakan diri mundur adalah Yogi Hadi Ismanto, H. Affan Ahmad, Gusti Lanang Saputra, dan H. Zaidun Nurdin. Ke empat kandidat calon ketua, menyatakan mundur di detik-detik awal penentuan ketua Apindo yang baru. I Wayan Jaman Saputra disahkan menjadi Ketua Apindo untuk periode 2021-2026. "Mau tidak mau saya harus menerima pencalonan dan penetapan ketua baru Apindo karena yang lain menyatakan mengundurkan diri sebagai calon ketua. Kalau saya ikut mundur...lah mau jadi apa Apindo NTB ke depan," kata Jaman berseloroh.

Wayan Jaman terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Privinsi-III Apindo NTB di Hotel Aruna, Senggigi-Lombok Barat, Kamis (7/10). Musprov III Apindo NTB dihadiri Ketua Umum Apindo, Hariadi B Sukamdani dan Sekretaris Daerah Setda Privinsi NTB, Lalu Gita Aryadi, mewakili Gubernur NTB, Zulkiflimansyah. Dalam sambutannya, Hariadi menekankan kekompakan pengurus dan sesama anggota Apindo.

"Utamakan sinergi dan silaturahmi untuk menjaga kekompakan. Potensi Lombok-Sumbawa sangat luar biasa. NTB ke depan akan menjadi hub Indonesia Timur Selatan dan Lombok bisa dijadikan hub Air Asia untuk penerbangannya," pesan Hariadi memberi motivasi kepada Apindo NTB.

Saya yakin, lanjut Hariadi, jika penerbangan internasional langsung ke Lombok terus bertambah, perekonomian NTB juga ikut terkatrol. Peran pengusaha adalah menjadi mitra pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Terlebih ke depan Lombok menjadi tuan rumah event-event internasional seperti World Superbike (WSBK) dan MotoGP. Kesempatan ini harus dimanfaatkan seluas-luasnya oleh pengusaha dan mensukseskan agenda-agenda internasional ini.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda NTB, Lalu Gita Aryadi, mengingatkan arti pentingnya kebersamaan. Dan tidak terjebak dalam friksi-friksi dan konflik berkepentingan. "Jangan terjebak friksi dan konflik kepentingan. Jika sampai terjebak maka kemajuan itu akan jadi bias. Pemerintah hanya ingin bekerjasama dengan organisasi yang tidak berkonflik," terang Gita memberi peringatan.

Pemerintah, menurut Gita, sudah membuka peluang usaha dengan meningkatkan infrastruktur pembangunan di NTB. Kemajuan pembangunan yang telah ditingkatkan pemerintah, bisa ditangkap sebagai peluang dan kemudahan berusaha. (*)