SINERGI KALSEL-NTB, JADI TITIK BALIK PEMULIHAN PARIWISATA BORNEO

langkah konkrit melakukan penandatanganan Memorandum of Undertanding (MoU) di salah satu hotel berbintang

SINERGI KALSEL-NTB, JADI TITIK BALIK PEMULIHAN PARIWISATA BORNEO
Kalsel-NTB satukan kekuatan melalui MoU, bersinergi pemulihan pariwisata dua daerah

SENGGIGI, kataberita.net - Pasca perhelatan World Superbike Mandalika, menjadi kekuatan tersembunyi bangkitnya pariwisata Regional Indonesia Timur. Kebangkitan pariwisata Regional Indonesia Timur akan dimulai dari Kalimantan Selatan. ASITA Kalimantan Selatan dan ASITA Nusa Tenggara Barat (NTB) bahkan langsung menempuh langkah konkrit melakukan penandatanganan Memorandum of Undertanding (MoU) di salah satu hotel berbintang di Senggigi, Lombok Barat-NTB, Rabu (24/11)

Dalam MoU ASITA Kalimantan Selatan dan NTB tertuang berbagai bentuk kerjasama peningkatan kunjungan wisatawan ke masing-masing daerah. ASITA NTB juga akan membantu Kalsel mempromosikan program dan destinasi unggulannya di NTB.

"Kami bersinergi dalam hal saling dukung promosi di masing-masing daerah. Kita masih punya sejumlah event internasional di Lombok. Di tengah event internasional itu kami juga akan mempromosikan Kalsel. Di tengah-tengah momen penting itu kami harapkan mampu memberi imbas baik ke Kalimantan," ungkap Ketua ASITA NTB, Dewantoro Umbu Joka.

Saling memperkuat hubungan untuk membangkitkan kunjungan wisatawan ke dua daerah tingkat provinsi ini, baik ASITA NTB maupun ASITA Kalsel akan melobi sejumlah maskapai penerbangan untuk membuka direct Lonbok-Borneo.

"Kami ingin ada koneksi dari Lombok-Kalsel. Lombok akan menjadi pintu promosi kami. Event internasional di Lombok, bisa menjadi pintu promosi Kalsel. Kami punya potensi pariwisata yang cukup baik dan layak untuk dikunjungi wisatawan," ujar Ketua ASITA Kalsel, Sumedi.

Upaya saling memperkuat promosi, menjadi komitmen keduabelah pihak (NTB-Kalsel) untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke dua daerah ini. Destinasi wisata di dua daerah, akan saling menopang. Dengan dibukanya penerbangan Lombok-Kalsel, keduabelah pihak yakin, pemulihan kunjungan wisatawan dapat dipercepat.

"Kami mempunyai mimpi besar, setelah kita melalui masa sulit selama pandemi kita bisa segera bangkit. Dengan menyatukan kekuatan promosi NTB dan Kalsel, promosi bisa jadi lebih mudah. Pemulihan bisa kita lakukan lebih cepat," pungkas Sumedi optimis. (*)